#Dan

41 posts
  • ladywillow 35w

    I'm sorry
    I did my best to unlove you
    and I failed...
    ©ladywillow

  • words_n_thoughts007 101w

    When facing a challenge speak the truth.

  • dream_pen 106w

    i know i like him very much though he talks to me foolishly...
    I've been so open to him (i feel he did it too)
    since we meet last February 2020...
    we became friends since covid19 explode ��
    i meet him virtually ✌️ and feel comfortable too
    but it seems he has his new world now
    since i introduced to him one of my favorite apps,
    there he meet new friends too and
    maybe that's the reason why he avoided me���� i guess✌️
    until today he block me in IG and unfollowed me intentionally
    and tell me this is my last hug for you (sending a blue monster hug for me which is my favorite gif) i write this just to remember him always that i made a virtual friend once in my life... i started to miss him �� (mixed emotions as i write this, from this moment) ����������☺️����������������������
    i just don't know why? why he had to be like that��
    hahahaha I don't know why he change or maybe i just can't understand his up and downs �� or I'm the one who change (really can't figured it out) but as long as i understand him
    i do and i did more a lot of it... I don't even see a good reason
    why he left me even in WhatsApp he block
    and erase my number �� (as per he said to me) ��
    he leaves me some WHY's in my head
    but still i want him to be my one FRIEND ��

    #mirakee @mirakee
    #writersofmirakee @writersofmirakee
    @writersnetwork #writersnetwork
    #love #thoughts #desires #diary #diaries #dan

    Read More



    Sometimes the world was on our side
    Sometimes it wasn't fair
    Sometimes it gave a helping hand
    Sometimes we didn't care...

    'Cause when we were together
    It made the dream come true,
    Someone who understands me
    And knows me inside out,
    Helps keep me together
    And believes without a doubt,
    That I could move a mountain
    Someone to tell it to
    If I had only one friend left
    I'd want it to be you

    I always thought you were the best
    I guess I always will
    I always thought that we were blessed
    And I feel that way still
    Sometimes we took the hard road
    But we always saw it through
    If I had only one friend left
    I'd want it to be you



    ©dream_pen

  • sweet_reminiscence 113w

    It's not the scars that you hide for years,
    But the change that has played its part
    To heal your wounded heart.

    It's not the door that you lock,
    But the air that's running through an open window
    To set yourself free from sorrow.

    It looks like the joys and griefs of our lives,
    Come briefly with the thieves inside your brain.
    Or a rustle of leaves on the first day of spring,
    Makes you wish to had a time machine.

    You said it's as cruel as the girl whose sister is a famous poet,
    The girl you met in the downtown, where you played her as fool and pledged her nothing,
    While she gave you a fistful of hope and tears:
    Cause that's all she had.

    And you got it wrong.
    For falling faster than the Falco, but fleeing from the fight.
    Thought, that's how you face the reality,
    Yet, that's how you lost the girl.

    Dear,
    There's always a reminder to be grateful:
    And that's the true antique.


    #Mirakee #Poetry #Antique #June2020 #Dan #Pisces

    Read More

    The True Antique

    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 115w

    3:10 a.m

    There's nothing wrong with the raindrops, or the silence.
    It's just another night, where I started to dry my eyes and take a deep, deep breath.
    For the thing that I once believe would have its miracle: the plot twist.

    Yes, it may have its miracle.
    But I never thought would be this heart-breaking.

    That I have lost you.

    From now and forever.


    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 116w

    Tentang Keputusan

    Tidak selamanya kedua tangan ini akan menulis tentangmu. Tidak juga untuk selama-lamanya namamu adalah satu, satu-satunya yang akan mematikan senyumku. Tidak. Sekali-kali tidak akan lagi. Waktu yang kelamaan ini setidaknya rindu melihat wanitanya tersenyum. Wanita yang kerap mengadu pada malam, tentang sang kekasih yang lama-lama merenggut gelak darinya. Yang acap kali meminta awan 'tuk meneduhkan harinya yang terik. Sekali-kalinya, kali ini bukan milikmu lagi.

    Dan sampai di sini, kukira berkali-kali aku memilih jalan ini. Kau kini kupandang sebagai kota kecil yang terhalang kabut. Akhirnya aku pergi, sekali lalu membawa pedih hati: juga nihil pedulimu.

    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 116w

    Yang Bercemburu

    Akhirnya aku melihat gadis itu. Gadis yang sungguh mati ingin kausembunyikan dari khalayak. Sang bintang yang kerap muncul di layar kaca.

    Akhirnya aku kembali melihat gadis itu. Gadis yang akhirnya kauperlihatkan, sebagai kutipan seorang teman yang selalu ada untukmu. Lain sekali dengan aku, yang hanya kaukunjungi bila tak sengaja.

    Dan, akhirnya aku melihat gadis itu, untuk kesekian kalinya. Gadis yang diam-diam berasal dari dunia yang sempit. Juga aku yang tak tahu menahu.

    Sampai akhirnya, adalagi satu hati yang retak. Barangkali terlalu keras pendiriannya, atau selalu memberi diri untuk dialihfungsikan. Mungkin pula karena sang pujaan nyatanya hanya sebatas rindu, dan kasih yang tak pernah sampai.

    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 116w

    Dalam Tanda Kutip

    "Apa kabarmu?"

    "Bagaimana hari-harimu?"

    "Kembalilah...."

    Dan masih banyak lagi hal yang ingin kuucap padamu. Bila saja temu tak menjemukanmu, dan aku yang tidak pernah akan menyuguhkanmu kopi hitam lagi, kukira akan ada senyum hari ini. Senyum yang imbang: kau dan aku.

    Bukan desah napas susah, atau hayal yang membual. Mauku hanya kamu.

    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 116w

    Kekasih Lain

    Lagi-lagi, tulisan ini berkisar tentangmu saja. Saban hari, saban waktu. Seakan embus napas kalah artinya. Memanglah aku ini pecundang. Teramat sering merajammu lewat kata dan asa. Asal tangis tak luruh semaunya dan mengadu pada semesta; atau takdir yang menjauhkan dalam jarak. Namun sejauh ini kukira tatapanku hanya sebatas nostalgia, yang terngiang, hingga membuat girang.

    Bukan main aku dimabukkan dalam tangis.
    Nyatanya kau milik kekasih lain. Lain halnya denganku, si pemimpi yang selalu tertidur.

    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 116w

    Pisces

    Apa kabarmu pria ikan? Aku rindu bersua denganmu. Menjalani lika-liku percintaan yang sungguh tidak rumit, namun penuh ego. Ah, ego. Sang pemisah kau dan aku.

    Tangan ini teramat sering menulis tentangmu. Menyematkan kata rindu dan sayang pada setiap tulisan yang takkan pernah sanggup kau baca. Bahkan bila nanti. Kuharap baik selalu bersamamu, dan kasih masih menyertai hati yang rapuh itu. Kapan-kapan, aku pun ingin bersenda gurau denganmu, menjadi salah satu alasanmu untuk menjalani hidup yang benar tidak mudah ini.

    Sayang, ya ampun! Berani sekali aku memanggilmu seperti itu. Namun sungguh, rindu ini tak mampu terbendung. Kau adalah bayangan, juga kenangan yang saban kali hadir, asal hati ini sedang dilanda buruknya cuaca.
    Aku ini rindu padamu. Rindu sekali. Sempat diri ini menyempatkan diri, sekadar lewat di hadapanmu. Sekali-kali, ingin pula kudapati celotehan panjangmu.

    Sayangnya, Sayang, bungkam masih saja memelukmu dari belakang. Kau tahu, Sayang, sikap diam serta acuh yang menahun kauberi padaku itu akhirnya menjelma lautan lepas bagiku. Tidak ada ombak atau perahu yang melintas di sana. Hanya awan gelap dan hujan yang tak kunjung reda.
    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 116w

    Kapan-Kapan

    Aku selalu memulainya dengan kapan-kapan, bila kita dapat bertemu lagi. Melanjutkannya dengan apakah, yang mungkin kudapati darimu. Tatapan yang teramat sering mengarah ke lain tempat, lain nama, lain hati. Atau senyum yang tak mampu lagi tertahan.

    Adapula bagaimana yang selalu hadir bersama kekhawatiran, rindu, juga kenangan. Tentang hari-hari yang kaulalui, keadaanmu, bahkan bila mungkin pelukmu yang teramat semu.

    Lagi, semuanya hanya sebatas untaian tanya tak berjawab, yang mengembara dalam dunia tanpa kasih, lalu berlabuh di tepi jembatan kayu tua yang rapuh, namun menumpu pada satu harap yang kuat. Atas kapan-kapan yang mungkin kudapati itu bersamamu. Atau tidak sama-sekali.

    Lantas kapan tulisan ini tak tertuju padamu lagi?

    ©sweet_reminiscence

  • poet_holuwatoseen 116w

    The Soldier That You Are

    Engulped in the thirst of becoming
    someone great you journey in
    the path of self discovery
    despite the burning sands you tread on
    and the crooked roads you stumble upon
    you fall and rise like a warrior
    facing every gaint that stands in your way
    not minding how high the mountain is
    you fight hard running towards the
    goalpost to kick your ball of success.
    say to yourself "I'm a soldier"
    you are truly a SOLDIER!


    ©holuwatoseen12

  • sweet_reminiscence 116w

    Aku dan Khayalanku

    Aku dan khayalanku pernah menjelajah dalamnya hutan penalaran.
    Ada begitu banyak pikiran yang berlarian,
    Mencari tempat-tempat persembunyian,
    Atau jalan-jalan pintas untuk dapat keluar menuju kota kebebasan.

    Aku dan khayalanku pernah diterkam buasnya kenangan,
    Dan hati kecil kami hampir mati terbunuh,
    Sebab cengkeramannya berupa ingatan yang turut membawa kami:
    Menuju mata air yang berderai, basah melewati pipi.

    Suatu waktu, aku dan khayalanku bertemu denganmu, sang penangkal mimpi buruk yang sejak lama kuimpikan.
    Dan kamu memperkenalkan keahlianmu, dengan menjadi tak terlihat.
    Lalu aku menjelma sesosok yang buta, yang menapak bersama khayalan:
    Sampai nanti bertemu denganmu lagi.

    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 116w

    Affaire de Coeur

    Aku ini wanita dalam potongan senja
    Yang kautemui pada cerita tengah malam: lewat cumbuan, di mana rindu saling sahut-menyaut, meminta balasan. Sedang kau itu pria setengah mabuk, yang memandangku sebagai masa depan, namun pulang dari bar sambil menangis.

    Kita ini sepasang di perantauan. Yang sudah lama mati dalam kenangan, namun kini bertemu kembali, saling mengadu rasa. Rindumu ataukah dendamku.

    Lewat dua gelas anggur, kamu tidak berbicara banyak. Kulakukan hal yang sama: membisu dalam hidupmu. "Jangan bercanda mencintaiku, bisa saja aku benar-benar memercayainya." Kecammu saat itu juga.

    Dan aku tersenyum. Kuhadiahkan kau sebuah ciuman, yang kemudian hari kaukenal sebagai surat buta. Mencintaimu bukanlah hal terburuk yang harus kulakukan.

    Namun kauberi aku sebaliknya. Lewat senja buta, kaulepas aku begitu saja. Senja saja tahu bagaimana caranya pamit, sedang kau pergi dengan cara pahit.

    ©sweet_reminiscence

  • poet_holuwatoseen 116w

    Judge Not

    There is no cause without a reason
    There is no history without a story
    we are all surrounded by circumstances
    which ends up to determine who we are
    and dictates our moral principles of life.

    Man fails,man achieves
    we are not mandated to be perfect
    we all have flaws which
    we are all susceptible to
    we live,we die.

    To err is human
    mistakes are inevitable
    only few can own up to it
    and remain immovable
    we fall,we rise

    Why do de cast aspersions at people?
    why do we shade others for their past?
    why do we ruin people with our words?
    why do we scorn people?
    If we can't would them
    we don't need to mar them
    if we can't mend them
    we don't need to tear them apart
    Beware! Judge Not!

    ©holuwatoseen12

  • danielpobz 135w

    DAN

    Sometimes I wanna stop and disappear
    Find a time machine and go back a couple years
    See myself at the age of six
    Maybe the point of it all is to tell that kid he's gonna take a lot of hits

    I'd probably take your hand and tell you life is hard
    Life is a gamble, like a house of cards
    You'll make mistakes, that's okay, just be clear with your intentions
    Don't worry, even good people are great at making bad decisions

    You'll find out quick that people won't take you serious
    You'll seclude to your corner and smile to keep up appearances
    But just take it all, the humiliation and the embarrassment
    Everything that breaks you down can also build your character

    People love to see you fail, be prepared for it
    Muster up some courage and keep going, go on you can handle it
    These experiences will build up your confidence
    Just be aware of the difference between confidence and arrogance

    I know you won't get it now, but you're gonna get it later
    I know you feel alone and maybe feel like an outsider
    You're gonna cover your insecurities with lots of anger
    Trust me, someday you'll use that energy to make yourself better

    You'll start to write poems out of the blue
    You smiling? Yeah, I know, I love it too
    What you write is real but you'll feel like you're the fakest
    You won't see it now but someday you'll be the illest

    Wish I could tell you that life is easy
    But that's not the case, believe me
    And I guess I don't know how to say this
    But just listen to me and try to remember this

    You know how we've always struggled with abandonment?
    And when we feel like someone's leaving, we start panicking?
    I wish I could tell you that I've learned to manage it
    You think it's bad now but you don't know the half of it

    Passion is something we always had
    And it shows its peak when we're in front of a pad
    I know you think it's just an outlet when you're really mad
    But you don't know the platform you're about to have

    I know some things about your future you're not ready for
    I know some things that you'll close your heart to but can't ignore
    They're gonna surface at the worst of times, expect it
    We're gonna act like it don't hurt but it does, doesn't it?

    We'll walk around with the devil poppin on both shoulders
    I wish I could tell you he disappears when we get older
    But that's just not our fate
    I know you feel out of place and life can be a lot to take

    You know how ridiculous a crowd of people make us nervous?
    It's like a living nightmare, just like that movie insidious
    Don't be scared, that's just trauma crawling its way to the surface
    And tell us everyone we love is gonna try to hurt us

    Which isn't true, but it's a lie that we both believe in
    You'll get achievements but you won't stop struggling
    Coz you'll learn in time that every time you achieve one
    You'll set up another goal that won't ever lead to freedom

    At age 17, you'll get to travel places
    At age 18, you'll finally get a taste of what love is
    At age 22, you'll start to feel adulting and the desperation
    At age 23, you'll get a whiff of heartbreak and depression

    I wish I could look at you with empathy
    Sometimes I feel like I've become what you were scared to be
    Which makes it really hard to look at you with sympathy
    Coz if I'm feeling bad for you, then I have to feel bad for me

    And that's something I feel like we don't deserve
    That's why I'm always looking down on you, I know it hurts
    I'm sure you have a lot of questions, I'm trying to search to find us both some answers
    But I'll be here for you if things get worse

    END

    #Dan #pod

    Read More

    DAN

    I wish I could look at you with empathy
    Sometimes I feel like I've become what you were scared to be
    Which makes it really hard to look at you with sympathy
    Coz if I'm feeling bad for you, then I have to feel bad for me
    ©danielpobz

  • silvyauliaputri 158w

    Ragu

    Berulang kali saya berfikir saat kita kembali beradu cakap.
    "Apa yang sebenarnya ada dihatimu?"

    Dirimu seolah terbagi dua ;
    Pertama,seperti tidak menginginkan
    Lalu yang kedua...seperti ingin?

    ©silvyauliaputri

  • sweet_reminiscence 184w

    Aku (Apapun) yang Kau Mau

    Dan aku masih berusaha menyelesaikan cerita itu,
    Mengukir akhir bahagia yang 'kan kau temukan pada halaman terakhir.
    Aku masih menulis untukmu,
    Kisah yang (takkan) mungkin kau bagi dengannya.

    Aku pilihanmu yang telah berbalik arah,
    Dan kau pengecualianku yang telah melangkah pergi.
    Namun jalanan itu,
    Ia masih saja sama seperti dulu.
    Membujur bersama halimun yang menutupi asa.

    Kita....
    Kurasa takkan pernah ada kita,
    Jika ego masih mendekap kita dengan erat.
    Bersikukuh menjadi orang asing,
    Yang mengubur dalam semua kenangan,
    Pada manisnya perpisahan yang (bahkan) tak pernah terucap. 

    Aku apapun yang kau mau, apapun yang kau minta, apapun yang kau inginkan.
    Namun bagimu aku adalah apapun yang takkan pernah terjadi di dunia ini, apapun yang kau harap takkan pernah kau temukan sebelumnya.
    Dan, sekali lagi bibir ini bersua,

    "Sebegitu dalamnya kah kau benci Aku?"

    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 186w

    Praduga

    Aku ingin berkata-kata,
    Bukan hanya dalam satu kata,
    Yang kelak hanya kau pandang sebelah mata,
    Sebagai suatu kecapan semata.

    Malam kembali membawaku,
    Menelusuri jejak-jejak kaki yang telah tandas pada jalanan yang masih sama,
    Hadirkan nostalgia pada kisah yang tlah pupus.
    Perangaimu yang dingin masih saja menusuk sukma,
    Tak ada guna berpijak pada tanah yang tandus.

    Bagimu Aku hanyalah rintik hujan,
    Yang bersembunyi dibalik awan penyesalan,
    Menunggu waktu yang tepat 'tuk menyentuh dinginnya wajahmu,
    Yang enggan menatapku.

    Manik cokelat itu bersinar bak fajar yang menyingsing,
    Hangatkan setiap sudut kota, bangkitkan harapan yang baru.
    Namun tak setitik pun kehangatan kurasakan di sana,

    Selain hangatnya kebencian yang mendekapmu erat bertahun-tahun lamanya.

    ©sweet_reminiscence

  • sweet_reminiscence 186w

    Aku (apapun) yang Kau Mau

    Dan aku masih berusaha menyelesaikan cerita itu,
    Mengukir akhir bahagia yang 'kan kau temukan pada halaman terakhir.
    Aku masih menulis untukmu,
    Kisah yang (takkan) mungkin kau bagi dengannya.

    Aku pilihanmu yang telah berbalik arah,
    Dan kau pengecualianku yang telah melangkah pergi.
    Namun jalanan itu,
    Ia masih saja sama seperti dulu.
    Membujur bersama halimun yang menutupi asa.

    Kita....
    Kurasa takkan pernah ada kita,
    Jika ego masih mendekap kita dengan erat.
    Bersikukuh menjadi orang asing,
    Yang mengubur dalam semua kenangan,
    Pada manisnya perpisahan yang (bahkan) tak pernah terucap. 

    Aku apapun yang kau mau, apapun yang kau minta, apapun yang kau inginkan.
    Namun bagimu aku adalah apapun yang takkan pernah terjadi di dunia ini, apapun yang kau harap takkan pernah kau temukan sebelumnya.
    Dan, sekali lagi bibir ini bersua,
    "Sebegitu dalamnya kah kau benci Aku?"

    ©sweet_reminiscence